Postingan

Tugas 11

Tidak sama Dalam tulisan tersebut dijelaskan bahwa setiap kejadian yang melibatkan bukti multimedia tidak selalu bisa dilakukan analisa secara forensik komputer. Misalnya, pencarian polisi bisa menghasilkan image hard disk, yang foto-foto digital yang dapat ditemukan dengan metode forensik komputer. Kemudian, forensik multimedia diterapkan untuk menetapkan foto-foto ini dengan kamera digital tertentu, yang telah disita di tempat lain. Sidik jari pada kamera ini akhirnya mengarah pada identitas pelaku melalui database kepolisian. Dalam contoh ini, semua jenis disiplin ilmu forensik berinteraksi, yang mencakup baik bukti digital dan fisik, dan bersama-sama membentuk rantai lengkap bukti. Sementara pendekatan holistik ini diharapkan membantu untuk menghukum orang yang tepat, kombinasi tersebut dalam prakteknya bisa menyembunyikan perbedaan halus antara berbagai metode yang terlibat, dan dengan demikian mempersulit latihan untuk mempelajari masing-masing secara terpisah. Dari hal tersebut ...

Tugas 8

  1. untuk proses analisa forensik bisa saja dilakukan pada berbagai macam device termasuk mobile atau smartphone karna pada dasarnya analisa forensik akan menganalisa berbagai macam file baik itu berjenis dokumen, foto ataupun video yang ada pada komputer ataupun smartphone 2. pada umumnya, analisa forensik memang ditujukan untuk dapat menganalisa berbagai macam file termasuk gambar dan video hal ini agar gambar dan video tersebut dapat dijadikan sebagai bukti digital pada sebuah kejahatan cybercrime

Tugas 6

  1. Proses akuisisi dan imaging adalah hal penting dalam tahapan melakukan proses analisa forensik.  kenapa kita harus melakukan akuisisi atau proses imaging.? Karena Akuisisi merupakan proses pengelolaan barang bukti digital yang terkait dengan media penyimpanan seperti harddisk, Flash Disk, CD dan lain lain. Proses ini dilakukan untuk mengekstraksi dan menduplikasi barang bukti yang ditemukan guna sebagai objek analisis agar barang bukti yang ditemukan tidak rusak serta integritas barang bukti tetap terjaga.  2. Perbedaan antara proses  akuisisi/imaging dengan proses copy file seperti biasanya: proses akuisi atau imaging prosesnya untuk membuat salinan konten dan struktur volume disk atau seluruh perangkat penyimpanan disk dan hasil prosenya pun identik sedangkan proses copy file seperti biasa tergantung filenya apakah filenya besar atau kecil sehingga prosesnya kadang cepat dan kadang juga lama.

Tugas 5

Gambar
  1. Nama File “Eror.jpg” 2. Cek File signature “Eror.jpg” Hasil  jpg = FF D8 FF E0 00 10 4A 46 49 46 00 01 01 00 00 01 3. Rename file “Eror.jpg” menjadi “Eror.pdf“ 4. Cek File signature “Eror.pdf” Hasil   jpg  = FF D8 FF E0 00 10 4A 46 49 46 00 01 01 00 00 01 Hasilnya berbeda dari  pdf  = 25 50 44  46   ( dan  seterusnya   adalah  content pdf, etc.) Penjelasan : Setelah file signature “Eror .jpg” di rename menjadi “Eror.pdf” pengecekan file signature dengan menggunakan aplikasi Hxd maka magic number file ini akan tetap terbaca  jpg = FF D8 FF E0 00 10 4A 46 49 46 00 01 01 00 00  01 . Karna file “Eror.pdf” adalah awalnya dan asli nya dengan format jpg maka akan tetap muncul karakter magic number   jpg = FF D8 FF E0 00 10 4A 46 49 46 00 01 01 00 00 01  walau pun sudah di ubah pdf.

Tugas 4

  1. Kenapa file system sangat penting dalam dunia digital forensic. Jawab : File sistem Merupakan data base khusus untuk penyimpanan,pengelolahan,manipulasi,dan pengambilan data. 2. Bedakan karakteristik file system berikut: * NTFS vs FAT32 * EXT3 vs EXT4 Jawab :  perbedaan antara NTFS dan FAT32 FAT32 sederhana sedangkan struktur NTFS cukup rumit. NTFS dapat mendukung ukuran file dan volume yang lebih besar bersama dengan nama file yang besar relatif terhadap sistem file FAT32. FAT32 tidak menyediakan enkripsi dan banyak keamanan sedangkan NTFS diaktifkan dengan keamanan dan enkripsi. Sangat mudah untuk mengubah sistem file FAT menjadi yang lain tanpa kehilangan data. Sebaliknya, konversi NTFS sulit dicapai. Kinerja NTFS secara komparatif lebih baik daripada FAT32 karena juga memberikan toleransi kesalahan. File-file tersebut diakses lebih cepat dalam kasus NTFS. Sebaliknya, FAT32 lebih lambat dari NTFS. NTFS memberikan fitur seperti journal dan kompresi, yang tidak...

Tugas 3

Kasus Kejahatan Siber Menurut definisi Sussan Brenner Kebocoran data Komisi Pemilihan Umum 2020 Data Pengguna Tokopedia Bocor ke Dark Web (2020) Pembajakan situs website oleh serangan web deface (2019) Website DPR RI Down dan Ganti Nama (2020) Pencurian data pribadi melalui teknik phising (2019) Kebocoran data Cermati dan Lazada Pencurian data pribadi melalui teknik phising Awas Jebakan pencurian Data Berkedok piala oscar Ancaman baru di balik peningkatan bisnis Digital kala pandemi Bikin Situs Palsu untuk menipu, pria di jatim diciduk polda Bali

Tugas 2

Kasus 1 : Situs Kemendagri Diretas Pemuda Lulusan STM Bukti Digital :  Laptop merk ASUS warna merah, satu telepon genggam, satu KTP, satu perangkat modem router Wifi. Melanggar pasal berapa dalam UU ITE:  ABS dijerat Pasal 46 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) juncto Pasal 30 ayat (1), ayat (2), ayat (3), Pasal 48 ayat (1) junc2 Pasal 32 ayat (1), dan Pasal 49 juncto Pasal 33 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp10 miliar. Kasus 2 : Hacker Asal jogja retas server perusahaan AS Bukti Digital  :  laptop jinjing, dua unit ponsel, identitas pribadi, satu kartu ATM BNI, satu unit rakitan CPU, dan sebuah moge. Melanggar pasal berapa dalam UU ITE:   BBA dijerat Pasal 49 Jo Pasal 33; dan Pasal 48 ayat (1) Jo Pasal 32 ayat (1); dan Pasal 45 ayat (4) Jo Pasal 27 ayat (4) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Peruba...